PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PEMBELAJARAN VIRAL ISSUE BASED LEARNING DENGAN METODE FOCUS GROUP DISCUSSION

Penulis

  • Anna Suryaningsih

Kata Kunci:

Kemampuan berpikir kritis, Pembelajaran berbasis masalah viral, FGD, Inflasi

Abstrak

Penelitian best practise (praktik baik) ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran model Viral Issue  Based Learning dengan metode Focus Group Discussion pada mata pelajaran ekonomi dengan materi inflasi di kelas XI.B SMAN 1 Bantul Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner dan hasil belajar. Untuk mengukur kemampuan siswa dalam berpikir kritis digunakan 4 indikator yaitu: 1) identifikasi masalah; 2) analisis masalah; 3) memecahkan masalah; dan 4) menarik kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa di kelas XI.B SMAN 1 Bantul  setelah mengikuti proses pembelajaran melalui model  Viral Issue Based Learning dengan metode Focus Group Discussion mengalami kenaikan kemampuan berfikir kritis dari kategori sedang dengan capaian persentase 76,7% menjadi kategori tinggi dengan capaian persentase 85,3%. Capaian untuk masing-masing indikator berfikir kritis juga mengalami kenaikan. Untuk kemampuan mengidentifikasi masalah mengalami kenaikan dari 91,7% menjadi 95,2%, kemampuan menganalisis masalah juga naik dari 82,6% menjadi 89,6%, kemampuan memecahkan masalah  naik dari 70,8% menjadi 81,3% dan kemampuan membuat kesimpulan naik dari 61,1% menjadi 75%. Hasil belajar siswa pada penyelesaian soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang memerlukan kemampuan berfikir kritis juga mengalami kenaikan yaitu dari rata-rata nilai 80,9 menjadi 86,7. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa melalui pembelajaran Viral Issue Based Learning dengan metode Focus Group Discussion pada siswa kelas XI. B SMAN 1 Bantul.

Referensi

R. H. Ennis, “Critical Thinking across the Curriculum: A Brief Edition of the Values and Pitfalls”, Lanham, MD, USA: Rowman & Littlefield, 2019.

S. Nugroho, “Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Berpikir Kritis”, Yogyakarta, Indonesia: Deepublish, 2022.

K. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor: 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.

S. M. Brookhart, “How to Assess Higher-Order Thinking Skills in Your Classroom”, Alexandria, VA, USA: ASCD, 2020.

P. A. Facione, “Critical Thinking: What It Is and Why It Counts (2020 update)”, Millbrae, CA, USA: Insight Assessment, 2020.

A. R. Saavedra and V. D. Opfer, "Teaching 21st-century skills: What does it look like in practice?," “J. Educ. Change”, vol. 22, no. 1, pp. 85–111, 2021.

https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/20004508.2024.2318841

Maulana, ”Konsep Dasar Matematika dan Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis-Kreatif”, Sumedang, Indonesia: UPI Sumedang Press, 2017.

W. Pertiwi, "Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik SMK Pada Materi Matriks," J. Pendidik. Tambusai, vol. 2, no. 2, pp. 821–831, 2018.

https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/29

A. Susanto, “Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar”, Jakarta, Indonesia: Kencana, 2020.

I. Fatmawati, S. Zubaidah, and H. Susilo, “Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Strategi Konflik Kognitif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA”, Malang, Indonesia: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang, 2014.

D. McQuail, “McQuail’s Mass Communication Theory”, 6th ed., London, UK: Sage Publications, 2010.

S. Tamburaka, “urnalisme Digital dan Etika Media Sosial”, Yogyakarta, Indonesia: Deepublish, 2021.

R. H. Ennis, “Critical Thinking across the Curriculum: A Brief Edition of the Values and Pitfalls”, Lanham, MD, USA: Rowman & Littlefield, 2019.

B. W. Firdausi, W. Warsono, and Y. Yermiandhoko, "Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Sekolah Dasar," J. Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, vol. 11, no. 2, pp. 229–243, 2021. https://jurnal.arraniry.ac.id/index.php/mudarrisuna/article/view/8001

S. Susanti, S. W. D. Pomalato, R. Resmawan, and E. Hulukati, "Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menggunakan Multimedia Interaktif," Differential: Journal on Mathematics Education, vol. 1, no. 1, pp. 37–46, 2023.: https://jurnal.umpalembang.ac.id/differential/article/view/5952/0

B. A. Khasanah and I. D. Ayu, "Kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Brain Based Learning," Eksponen, vol. 7, no. 2, pp. 46–53, 2017.

https://jurnal.umko.ac.id/index.php/eksponen/article/view/148

A. Erlina, S. Sukardi, and A. Wahidah, "Pengaruh Model Pembelajaran FGD (Focus Group Discussion) dengan Bantuan Poster terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi," J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 9, no. 4, pp. 2428–2435,

https://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/2834

H. Holis, L. Fitriani, and A. Aziz, "Penerapan Metode Focus Group Discussion (FGD) dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Lembaga Nahdlatul Ulama Ciamis," J. Bahasa dan Pendidik. Borneo, vol. 4, no. 1, pp. 18–31, 2024. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/bjle/article/view/7911

W. Febrianti, Z. Zulyusri, and L. Lufri, "Meta analisis: pengembangan soal hots untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik," Bioilmi: J. Pendidik., vol. 7, no. 1, pp. 39–45, 2021. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/bioilmi/article/view/9506

P. Bintang, L. Ristiani, H. Lestari, and A. Walid, "Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal HOTS (Analisis Kuantitatif)," COMSERVA Indonesian J. Community Serv. Dev., vol. 2, no. 09, pp. 1916–1923, 2023

. https://www.researchgate.net/publication/370573730_Kemampuan_Berpikir_Kritis_Siswa_dalam_Menyelesaikan_Soal-Soal_HOTS_Analisis_Kuantitatif

U. Hayati, "Pengaruh Metode Focus Group Discussion Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Sosial Peserta Didik Pada Materi Pencemaran Lingkungan," Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2020.

https://repository.radenintan.ac.id/30517/1/SKRIPSI%20BAB%201%20%26%20BAB%205.pdf

H. Sarumaha, "Penerapan model pembelajaran problem based learning pada materi masalah ekonomi dalam sistem ekonomi di kelas X-TKJ SMK Negeri 1 Fanayama," Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, vol. 5, no. 1, pp. 1–14, 2024.

https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/JPE/article/view/1448

D. R. Sudrajat, I. Waspada, and A. Suryana, "Upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model problem based learning pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Bandung," *Jurnal Sosial Humaniora Sigli, vol. 6, no. 1, pp. 257–264, 2023.

https://journal.unigha.ac.id/index.php/JSH/article/view/1500

Sholahuddin (2023). Inspiring professional Praktik Baik Penerapan Model ViBal (Viral Issue Based Learning). https://stekom.ac.id/. 29 April 2023.

Diterbitkan

2025-11-07

Cara Mengutip

Anna Suryaningsih. (2025). PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PEMBELAJARAN VIRAL ISSUE BASED LEARNING DENGAN METODE FOCUS GROUP DISCUSSION. Jurnal Riset Daerah, 25(2). Diambil dari https://ojs.bantulkab.go.id/index.php/jrd/article/view/148